Muswil PKB Sulut Berlangsung Khidmat, Doa Lintas Iman Tegaskan Semangat Toleransi

resized_compressed_1765651238833

MANADO , CHANELPOST.com — Suasana berbeda terasa di ballroom Swiss-Belhotel Manado, Sabtu (13/12/2025) siang.

Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Utara tidak sekadar menjadi agenda politik lima tahunan, tetapi menjelma ruang perjumpaan nilai, iman, dan kebersamaan.

Muswil dibuka dengan doa Kristen yang dipimpin Pendeta Renata Ticonuwu. Di tengah forum partai politik nasional berbasis religius, momen ini menjadi simbol kuat toleransi antar umat beragama yang hidup dan nyata di Kota Manado Sulawesi Utara.

Para peserta mengikuti doa dengan Hikmat, menghadirkan pemandangan yang mengesankan bahwa perbedaan dapat berjalan seiring dalam semangat saling menghormati.

Ketua DPW PKB Sulut, Yusra Alhabsyi, mengatakan, bahwa kerukunan di Bumi Nyiur Melambai bukan sekadar jargon politik.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah cerminan kehidupan masyarakat Sulawesi Utara. Toleransi bukan slogan, melainkan nilai yang kami hidupi setiap hari,” ujar Yusra.

Dalam suasana masa Adven menjelang Natal, Yusra juga menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru kepada umat Nasrani. Tepuk tangan spontan peserta Muswil pun menggema, mencairkan sekat-sekat formal dalam forum politik.

“Semoga semangat Natal membawa kasih, damai, dan persaudaraan bagi kita semua,” ucapnya.

Kehadiran Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, SE, bersama jajaran DPP PKB serta pimpinan partai Koalisi Merah Putih semakin menguatkan pesan harmonis lintas iman dan lintas partai.

Gubernur Yulius mengapresiasi langkah PKB Sulut yang dinilainya mencerminkan karakter masyarakat Sulawesi Utara.

“Inilah wajah Sulawesi Utara. Kita berbeda, tetapi tetap satu. Politik seharusnya menjadi ruang pemersatu, bukan pemecah,” kata Gubernur.

Bagi sejumlah kader, termasuk dari Minahasa, Muswil ini meninggalkan kesan mendalam. Banyak yang mengaku terharu dan merasa dihargai dalam suasana yang inklusif dan penuh kekeluargaan.

Disela agenda strategis organisasi, interaksi hangat antar kader lintas daerah menjadi warna tersendiri.

Lebih dari sekadar forum pengambilan keputusan, Muswil PKB Sulut menjadi pernyataan sikap: bahwa toleransi, persaudaraan, dan penghormatan atas perbedaan adalah napas politik di Sulawesi Utara dan juga nilai yang dirawat, dijaga, dan diwariskan. (NalBido)