Vanda Sarundajang Tekankan Pendampingan Nyata untuk Penguatan Koperasi di Minahasa

Screenshot_20251203-180738_Facebook

Minahasa, Chanelpost.com- Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, secara resmi membuka dan memberikan arahan strategis bagi pelaksana Program Pendampingan Koperasi Merah Putih dalam sebuah audiensi penting di ruang kerjanya, Rabu (3/12/2025). Pertemuan ini menandai dimulainya fase implementasi program yang ditunggu-tunggu oleh puluhan koperasi desa dan kelurahan di seluruh kabupaten.

Dalam sambutannya, Wabup yang karib disapa VaSung itu menekankan bahwa program ini bukan sekadar proyek administratif, melainkan sebuah gerakan kolaboratif untuk menyuntikkan semangat kewirausahaan dan tata kelola yang sehat ke dalam tubuh koperasi. “Kehadiran para pendamping harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pengurus dan anggota koperasi. Bawa mereka pada praktik bisnis yang modern, transparan, dan berkelanjutan,” tegas Vanda Sarundajang.

Program ini akan dijalankan oleh dua Project Management Officer (PMO) yang berkoordinasi penuh dengan Dinas Koperasi UKM setempat, serta 29 orang Business Assistant (BA) yang akan tersebar di 25 kecamatan. Setiap BA ditargetkan akan mendampingi 6 hingga 10 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, memberikan pendampingan intensif sesuai kebutuhan spesifik masing-masing koperasi.

Fokus pendampingan diarahkan pada penguatan aspek fundamental, seperti pengelolaan keuangan yang akuntabel, pengembangan produk unggulan, strategi pemasaran, hingga akses permodalan. Diharapkan, intervensi ini dapat mengakselerasi transformasi koperasi dari yang sekadar beraktivitas rutin menjadi entitas bisnis yang tangguh dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat desa.

Audiensi yang turut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Minahasa ini juga menjadi momentum sinergi antara pemangku kebijakan, pelaksana teknis, dan pendamping lapangan. Dinas terkait berkomitmen memfasilitasi dan memastikan program berjalan lancar, sekaligus menjembatani aspirasi dari lapangan untuk dijadikan bahan evaluasi kebijakan.

Dengan dimulainya penugasan para Business Assistant, gelombang optimisme baru untuk penguatan ekonomi kerakyatan di Minahasa resmi dimulai. Keberhasilan program pendampingan ini diharapkan menjadi katalisator bagi bangkitnya koperasi-koperasi sebagai soko guru perekonomian di tingkat tapak, sejalan dengan visi pemerintahan yang diusung Vanda Sarundajang. (JS)