MINAHASA, CHANELPOST.com — Ribuan pelaku UMKM di Kabupaten Minahasa didorong lebih cakap mengelola uang, mengakses pembiayaan, dan memperbaiki kualitas produk agar bisa naik kelas.
Dorongan itu disampaikan Pemerintah Kabupaten Minahasa saat menggelar Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan ini digelar bersama Otoritas Jasa Keuangan, Bank SulutGo, dan Bank Mandiri dengan tema “Masyarakat Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang S.S (VaSung) mewakili Bupati Robby Dondokambey, mengatakan literasi keuangan menjadi bekal penting bagi pelaku usaha di era digital.
“Pelaku UMKM yang cerdas mengelola keuangan akan menjadi lebih mandiri, produktif, dan percaya diri,” ujarnya.
Ia mendorong UMKM memahami tabungan, investasi, pengelolaan modal, hingga pemasaran. “Produk yang dipasarkan harus menjadi produk premium,” katanya.
Di Minahasa tercatat 51.384 UMKM, terdiri dari 51.191 usaha mikro, 168 usaha kecil, dan 25 usaha menengah. Sektor usaha meliputi perdagangan, kuliner, jasa, mebel, hingga keramik.
Kegiatan ini dihadiri OJK Sulut, Bank SulutGo Cabang Tondano, Bank Mandiri, perangkat daerah, dan pelaku UMKM dari berbagai kecamatan sebagai peserta pembinaan literasi keuangan daerah.
Melalui TPAKD 2026, Pemkab Minahasa juga mengarahkan dukungan pembiayaan Kredit Bohusami untuk kacang sangrai Kawangkoan, batok kelapa Tondano, dan kuliner.(Her’N)







