Pemerintah Kabupaten Minahasa Perkuat Komitmen Universal Coverage Jamsostek Menuju 2026
Minahasa, Chanelpost.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja. Komitmen ini ditegaskan kembali dalam High Level Meeting Evaluasi Universal Coverage Jamsostek Kabupaten Minahasa Tahun 2025 dan Perencanaan Tahun 2026, yang berlangsung di Four Points Hotel Manado, Selasa siang.
Kegiatan penting ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS. Kehadiran pimpinan daerah tersebut menegaskan keseriusan Pemkab Minahasa dalam mendorong program jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke tingkat tapal batas. Sebelumnya, Vanda Sarundajang baru saja menghadiri Rapat Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Triwulan III Tahun 2025 di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Minahasa, Stevano Liuw, beserta jajaran. Dari pihak Pemerintah Daerah, turut hadir para pejabat eselon tinggi, meliputi para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah kunci. Kehadiran mereka menciptakan sinergi yang komprehensif untuk membahas evaluasi dan perencanaan program ini.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Vanda Sarundajang menekankan bahwa jaminan sosial bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan investasi dalam membangun ketenangan dan produktivitas tenaga kerja di Minahasa. “Pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa seluruh pekerja, baik di sektor formal maupun informal, merasakan manfaat perlindungan sosial yang menyeluruh,” ujarnya.
Momen strategis ini juga dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap capaian Universal Coverage Jamsostek sepanjang Tahun 2025. Dibahas berbagai tantangan, peluang, serta strategi yang telah diimplementasikan untuk meningkatkan jumlah kepesertaan secara signifikan di seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Minahasa.
Selain evaluasi, pertemuan ini secara khusus membahas roadmap atau peta jalan menuju perencanaan program di Tahun 2026. Perencanaan yang matang dan terukur diharapkan dapat mengakselerasi target universal coverage, memastikan tidak ada satu pun pekerja yang tertinggal dari program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
Sebagai bentuk nyata manfaat program ini, acara juga dirangkaikan dengan prosesi simbolis penerimaan pembayaran klaim program perlindungan yang dibiayai APBD Kabupaten Minahasa Tahun 2025. Momen ini menjadi bukti konkret bagaimana kolaborasi antara Pemkab dan BPJS Ketenagakerjaan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan diselenggarakannya pertemuan tingkat tinggi ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa bersama BPJS Ketenagakerjaan menyepakati langkah-langkah kolaboratif yang lebih intensif. Langkah ini diyakini akan memperkuat fondasi sistem jaminan sosial yang inklusif dan berkelanjutan, menuju Minahasa yang sejahtera di masa mendatang. (JS)






