Bupati Minahasa Tekankan Makna Iman dan Kesederhanaan di Awal Safari Natal

IMG-20251201-WA0126

Minahasa, Chanelpost.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa secara resmi menggelar pembukaan rangkaian Safari Natal 2025. Kegiatan pertama dipusatkan di GMIM Petra Sawangan, Kecamatan Tombulu, pada Senin (1/12) pagi, sekaligus menjangkuti wilayah Pineleng, Mandolang, Tombariri, dan Tombariri Timur.

Rombongan safari dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si., MAP, didampingi Ketua TP-PKK Minahasa, Martina Dondokambey-Lengkong, S.E. Ibadah dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah Kembes, Pdt. Jeffry Kalangi, M.Th., dengan pembacaan nas dari Kitab Matius dan Yeremia.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa perayaan Natal bukan sekadar acara seremonial. “Ibadah Natal ini adalah sebuah peristiwa iman yang memperbaharui pengharapan dan mempererat persaudaraan di antara kita,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh jemaat untuk menghadirkan kedamaian dan semangat berbagi. “Momentum Natal harus menjadi catalyst untuk perubahan sikap hidup, mengutamakan kerendahan hati dan solidaritas kepada sesama,” pesan Bupati yang akrab disapa RD itu.

Secara khusus, Bupati memberikan imbauan penting menyambut perayaan. “Mari kita sambut Natal dengan penuh kesederhanaan. Tidak perlu berlebihan dalam konsumsi atau belanja. Utamakan makna iman dan kebersamaan dalam keluarga,” tegasnya.

Aspek keamanan dan ketertiban juga menjadi perhatian. RD berpesan agar masyarakat aktif menjaga Kamtibmas di lingkungan masing-masing. Tujuannya agar perayaan Natal tahun ini benar-benar diwarnai kedamaian dan sukacita.

Dia juga mengingatkan dua isu strategis: ketahanan pangan dan kewaspadaan bencana. “Perkuat pangan keluarga untuk menghindari lonjakan harga. Selain itu, kita harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di musim penghujan ini, terutama bagi yang tinggal di wilayah rawan,” imbuhnya.

Sebagai penutup sambutan, Bupati RD mengucapkan, “Selamat menyambut Natal Yesus Kristus dan selamat menyongsong Tahun Baru 2026. Kiranya Tuhan senantiasa menyertai kita semua.”

Usai ibadah, rangkaian acara diakhiri dengan penyerahan bantuan dan Diakonia Natal secara simbolis kepada warga kurang mampu dan yang memiliki kasus stunting, sebagai wujud nyata solidaritas.

Safari Natal ini menandai komitmen pemerintah daerah untuk merakyatkan semangat Natal, tidak hanya dalam bentuk perayaan rohani, tetapi juga kepedulian sosial dan penyampaian pesan-pesan pembangunan yang kontekstual kepada masyarakat di berbagai kecamatan. (JS)