Di Tengah Duka Sitaro, Bupati RD Tegaskan: “Ini Duka Kita Bersama”.

20260115_142952

Minahasa, Chanelpost.com – Suasana halaman Kantor Bupati Minahasa pada Kamis (15/1/2026) pagi terasa syahdu dan penuh solidaritas. Nuansa haru menyelimuti rutinitas birokrasi yang biasanya sibuk, menyiratkan sebuah momen khusus yang sedang berlangsung: pelepasan bantuan kemanusiaan untuk saudara-saudara di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) yang dilanda musibah.

Di tengah tumpukan bantuan yang siap diberangkatkan, Bupati Minahasa Robby Dondokambey (RD) berdiri khidmat. Pandangannya yang penuh keprihatinan menyapu seluruh hadirin, mulai dari jajaran ASN, relawan yang bersiap berangkat, hingga unsur TNI-Polri dan masyarakat. Ia melihat bencana di Sitaro bukan sebagai peristiwa yang jauh, melainkan luka yang turut dirasakan oleh seluruh rakyat Sulawesi Utara.

“Duka Sitaro adalah duka kita semua,” ujar Bupati RD dengan suara yang tegas namun mengharu biru. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa fondasi utama dalam menghadapi situasi darurat semacam ini adalah nilai-nilai kemanusiaan dan ikatan persaudaraan yang kokoh, melampaui batas-batas administratif.

Bantuan yang akan dikirimkan tersebut merupakan cerminan nyata dari ikrar itu. Merupakan hasil gotong royong yang menyatukan pemerintah daerah, swasta, unsur keamanan, organisasi masyarakat, lembaga keagamaan, dan sumbangan masyarakat biasa. “Ini adalah bukti bahwa semangat mapalus, kerja sama dan tolong-menolong, masih sangat hidup di bumi Minahasa,” tandas RD sambil mengucapkan terima kasih pada setiap pihak yang terlibat.

Kepada para relawan dan petugas yang akan menembus medan untuk mendistribusikan bantuan, Bupati menyampaikan amanat khusus. “Keselamatan kalian adalah prioritas. Bawa serta salam persaudaraan dari kami semua. Tegaskan bahwa masyarakat Minahasa berdiri teguh membela mereka yang sedang tertimpa kesusahan,” pesannya penuh keyakinan.

Secara teknis, Kepala BPBD Minahasa, Lona Wattie, memastikan bahwa semua bantuan telah disiapkan berdasarkan kebutuhan paling mendesak di lokasi bencana. “Kami berusaha memastikan bantuan tepat guna dan dapat segera meringankan penderitaan serta mendukung proses pemulihan,” jelasnya.

Di balik aksi tanggap darurat ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa juga memastikan komitmen jangka panjang. Koordinasi antar daerah akan terus dipupuk untuk mendukung proses pemulihan yang berkelanjutan, menunjukkan bahwa kepedulian ini tidak akan berhenti begitu konvoi bantuan tiba di tujuan.

Akhirnya, dengan diiringi doa dan harapan, iring-iringan kendaraan pengangkut bantuan pun mulai bergerak meninggalkan halaman kantor. Mereka bukan hanya membawa barang-barang kebutuhan, tetapi juga membawa secercah harapan dan pesan bahwa dalam setiap kesulitan, semangat mapalus akan selalu menyala, mengobati luka dengan kekuatan kebersamaan. (Josel)